Akta Notaris Nomor 10 tahun 1995 dan Nomor 81 Tahun 1999 Terdaftar pada Pengadilan Negeri Nomor 085/PP/YYS/1985 dan Nomor 6/BA/YYS/1999 Jln. Garuda 81 Karangpandan, Pakisaji, Malang 65162 Telp. 0341-802415 / Hp. 0813 3454 9111 / Email: nurjayai@yahoo.com

segera terbit buku pertama LPTM



Dainika Mantra adalah  salah  satu  dari unsur  kepercayaan/keyakinan  atau  Sraddha dalam  agama  Hindu.  Karena  itu  Dainika Mantra mempunyai  kegunaan  yang  sangat  penting dan  bermanfaat  bagi  kehidupan  umat Hindu,  terutama  dalam  pembinaan  moral dan mental spiritual.
Tanpa  percaya  pada  kedudukan  dan kegunaan  Dainika Mantra  itu  maka  arti  dan  maknanya akan  hilang. Karena  itu  maka  Dainika Mantra harus diyakini,  diucapkan  dan  disampaikan dengan kesucian serta ketulusan hati kepada Sanghyang Widdhi Wasa.
Di  dalam  memanjatkan Mantra Upasana ini umat Hindu harus  pasrah kepada  Sanghyang  Widdhi  Wasa,  karena sesungguhnya hanya Dia yang menciptakan segala yang ada, baik alam yang nyata (Sakala)maupun alam yang tak nyata (Niskala). Dia pula  yang  berkuasa  mengembalikan  alam semesta  beserta  isinya  ini  keasalnya. 
Bhagawad Gìtà III.10 menyatakan:
SahYaja" Pa[Jaa" Sa*îa
Pauraevac Pa[JaaPaiTa" )
ANaeNa Pa[SaivZYaßMaez
vae_iSTvík-aMaDauk(- ))
sahayajñàá prajàá såûþwà
purowàca prajàpatiá
anena prasawiûyadhwam
eûa wostw iûþakàmadhuk
(Dahulu kala Sanghyang  Brahma

Prajapati  menciptakan  alam  semesta  ini melalui  Yajña,  dan  Beliau pun bersabda  “dengan  ini kamu akan berkembang biak dan biarlah ini menjadi kamadhuk bagi keinginanmu”)
  Sanghyang Widdhi  dalam manifestasi-Nya sebagai Brahma setelah  menciptakan alam semesta alam semesta beserta isinya, selanjutnya  menyediakan  segala  kebutuhan bagi  kehidupan  makhluk hidup yang ada di dalamnya.  Karena  itulah  manusia dalam hidupnya selalu  bergantung kepada-Nya.  Demikian  selanjutnya  pada  sloka  11 disebutkan:
devaN>aavYaTaaNaeNa Tae
deva >aavYaNTau v" )
ParSPar&>aavYaNTa"
é[eYa" ParMavaPSYaQa ))
dewàn bhàwayatànena te
dewà bhàwayantu waá
parasparaý bhàwayantaá
úreyaá param awàpsyatha
(Dengan  ini  pujalah  Sanghyang  Widdhi Wasa,  semoga  Dia  memberkahimu,  dengan  penghormatan  yang  mulia  itu,  kamu  akan mencapai kebahagiaan tertinggi.)
Dengan demikian kepada Sanghyang Widdhi-lah doa atau Mantra Upasana itu harus ditujukan. Sesuatu  doa  akan  sampai  kepada-Nya apabila dilakukan dengan penuh disiplin dan konsentrasi  sebagaimana  telah  disabdakan dalam kitab suci Bhagavad Gita IX.34:

untuk mengetahui selangkapnya silahkan Order Bukunya...